Malam yang sejuk dengan angin yang menerpa wajah ini,
seolah menyadarkanku
Betapa dahsyat dosa, kesalahan yang kami perbuat dalam
hidup ini.
Padahal kami mengetahui semua kebaikanMu, mengetahui
laranganMu
Pada saat tertentu kami pun merasa suci, hanya untuk
sekedar menutupi kesalahan kami
Hanya untuk ingin dilihat sesama manusia kalau diri kita
benar.
Ampuni kami Tuhan
Angin malam bukan hanya menerpa wajah ini, tetapi
menampar hati dengan keras,
Seolah berkata “Cepet mengaku kesalahan di hadapan Tuhan..!!!!”
Yah memang di saat kami mentok kami mohon ampun sampai
nangis bombay, beberapa saat setelah itu jika diberikan kenikmatan sedikit akan
lupa dan mengulanginya lagi.
Sampai timbul dalam hati “ah Tuhan kan Maha pengampun
tenang aja, mumpung masih hidup”
Ya Tuhan ampuni kami
Melakukan kenikmatan yang berujung fatal untuk masa
depan, melakukan kenikmatan yang seolah mudah untuk dihadapi. tanpa
mempedulikan peringatanNYA, tanpa merasa beban melakukan hal yang sangat luar
biasa enak dan luar biasa menjatuhkan ke dalam jurang hitam tak berujung,
lembah kekelaman, Ampuni kami Tuhan
selalu mempermainkan peringatanMU selalu menyepelekan peringatanMU, karena
selalu,terus di hidangkan dengan makanan duniawi yang melezatkan. Ya Tuhan
ampuni kami.
Hati kami tertutup, hati kami jauh dariMU, padahal Kau
selalu ada dalam hati kami di setiap nafas kami. Hati kami menjerit dengan
berjuta penyesalan dengan mengambil jalan pintas untuk menyelesaikan semua
masalah. Padahal kami sendiri yang membuat masalah itu, kami yang memilih jalan
itu, dan kami pun menyalahkan Engkau, kami berteriak hati kami menjerit seolah
Kau meninggalkan kami, padahal Kau selalu ada di hati kami, karena di butakan kami
tidak bisa melihat Engkau. Ampuni kami ya Tuhan.
Kami memohon pelangi, Kau berikan pelangi
Kami memohon ampunan, Kau beri ampunan
Kami meminta penyelesaian, Kau beri Jawaban,
kami tidak melihat
Kami meminta pertolonganMu, Kau beri
pertolongan, kami tidak sadar di tolong dan masih merasa kuat dan bisa hadapi
sendirian dengan kekuatan kami
Ampuni kami ya Tuhan.
Kami selalu menjerit dimana Keadilan, dimana KuasaMU, mana JanjiMU
Kami selalu merasa sendirian, padahal Kau
selalu ada
Kami tidak pernah bersyukur, bersyukur hanya
saat senang
Kami sering merasa dilupakan, padahal Kau
selalu ingat kami
Sampai kami menangis tanpa air mata saat ini
Ampuni kami ya Tuhan.
Apapun yang yang terjadi di kemudian hari,
akan kami jalani, karena itu resiko kami
Kami nyerah, kami tersungkur di hadapanMU
dengan segala dosa kami
Kami sadar tidak pantas untuk diampuni, kami
hanya mohon ampunanMU
Dan perlindunganMU agar kami terjaga selalu
dalam jalanMU. Berikan kami hati yang baru yang bersih agar bisa melihat semua
kenikmatanMU.
Ampuni kami ya Tuhan
“Ya Allah beri kami petunjuk dengan
kelembutan, agar kami kembali fitrah menghadapMU”


Tidak ada komentar:
Posting Komentar