Laman

Kamis, 15 Maret 2012

Crying Without Tears (Hope)


Malam yang sejuk dengan angin yang menerpa wajah ini, seolah menyadarkanku
Betapa dahsyat dosa, kesalahan yang kami perbuat dalam hidup ini.
Padahal kami mengetahui semua kebaikanMu, mengetahui laranganMu
Pada saat tertentu kami pun merasa suci, hanya untuk sekedar menutupi kesalahan kami
Hanya untuk ingin dilihat sesama manusia kalau diri kita benar.
Ampuni kami Tuhan

Angin malam bukan hanya menerpa wajah ini, tetapi menampar hati dengan keras,
Seolah berkata “Cepet mengaku kesalahan di hadapan Tuhan..!!!!”
Yah memang di saat kami mentok kami mohon ampun sampai nangis bombay, beberapa saat setelah itu jika diberikan kenikmatan sedikit akan lupa dan mengulanginya lagi.
Sampai timbul dalam hati “ah Tuhan kan Maha pengampun tenang aja, mumpung masih hidup”
Ya Tuhan ampuni kami

Melakukan kenikmatan yang berujung fatal untuk masa depan, melakukan kenikmatan yang seolah mudah untuk dihadapi. tanpa mempedulikan peringatanNYA, tanpa merasa beban melakukan hal yang sangat luar biasa enak dan luar biasa menjatuhkan ke dalam jurang hitam tak berujung, lembah kekelaman,  Ampuni kami Tuhan selalu mempermainkan peringatanMU selalu menyepelekan peringatanMU, karena selalu,terus di hidangkan dengan makanan duniawi yang melezatkan. Ya Tuhan ampuni kami.

Hati kami tertutup, hati kami jauh dariMU, padahal Kau selalu ada dalam hati kami di setiap nafas kami. Hati kami menjerit dengan berjuta penyesalan dengan mengambil jalan pintas untuk menyelesaikan semua masalah. Padahal kami sendiri yang membuat masalah itu, kami yang memilih jalan itu, dan kami pun menyalahkan Engkau, kami berteriak hati kami menjerit seolah Kau meninggalkan kami, padahal Kau selalu ada di hati kami, karena di butakan kami tidak bisa melihat Engkau. Ampuni kami ya Tuhan.

Kami memohon pelangi, Kau berikan pelangi
Kami memohon ampunan, Kau beri ampunan
Kami meminta penyelesaian, Kau beri Jawaban, kami tidak melihat
Kami meminta pertolonganMu, Kau beri pertolongan, kami tidak sadar di tolong dan masih merasa kuat dan bisa hadapi sendirian dengan kekuatan kami
Ampuni kami ya Tuhan.

Kami selalu menjerit  dimana Keadilan, dimana KuasaMU, mana JanjiMU
Kami selalu merasa sendirian, padahal Kau selalu ada
Kami tidak pernah bersyukur, bersyukur hanya saat senang
Kami sering merasa dilupakan, padahal Kau selalu ingat kami
Sampai kami menangis tanpa air mata saat ini
Ampuni kami ya Tuhan.

Apapun yang yang terjadi di kemudian hari, akan kami jalani, karena itu resiko kami
Kami nyerah, kami tersungkur di hadapanMU dengan segala dosa kami
Kami sadar tidak pantas untuk diampuni, kami hanya mohon ampunanMU
Dan perlindunganMU agar kami terjaga selalu dalam jalanMU. Berikan kami hati yang baru yang bersih agar bisa melihat semua kenikmatanMU.
Ampuni kami ya Tuhan

“Ya Allah beri kami petunjuk dengan kelembutan, agar kami kembali fitrah menghadapMU”





Tidak ada komentar:

Posting Komentar