Laman

Sabtu, 03 Maret 2012

Menunjukan Dengan Kelembutan

Disaat terpuruk, disaat sedang memulai bangkit dari keterpurukan Allah benar ada di-benar menunjukan siapa yang benar-benar sebagai teman sejati, gw bersyukur dua orang sahabat gw masih terus menemani, menerima gw apa adanya, dengan segala kekurangan gw. Sebentar lgi mereka akan menikah   dan memulai hidup yang baru, membangun keluarga yang di Ridhoi Allah SWT. Banyak hal yang gw belajar dari mereka, bagaimana mereka dengan cara mereka mempertahankan cinta mereka, bagaimana mereka berjuang untuk cinta mereka, woow luar biasa sekali, di tulisan gw berikutnya akan gw cerita lebih dalam lagi. 

Kemudian Allah mengirim gw bidadari yang luar biasa, yang selalu saling mensupport, saling mendoakan, saling memberikan waktu di sela padatnya jadwal, dia "menunjukan dengan kelembutan". Dia mengajarkan banyak hal yang selama ini sudah tidak ada di dunia ini, mengajarkan prioritas bahwa Allah itu nomer satu, keluarga, cinta, pekerjaan, kehidupan sosial, dia sangat banyak kesibukan di pekerjaan, untuk teman-temannya yang sangat banyak, untuk keluarganya. Tetapi bidadari itu selalu memberi waktu yang sangat berharga, meski hanya 5 menit, tetapi sangat berarti, gw sangat menghargai bidadari yang dikirim Allah, Allah mempertemukan di saat yang sangat tepat untuk gw dan bidadari. di saat sama-sama lagi down, lagi terpuruk, Allah mempertemukan.

Bidadari itu memberi petunjuk dengan kelembutan, dengan kesabaran, dengan ketulusan, gw tidak tau pastinya saat ini yang gw rasakan dalam hati gw, gw hanya terus bersujud syukur atas nikmat yang Allah berikan sama gw. Keliatannya gw sangat lebay memberikan nama bidadari, tapi pada tau kan arti bidadari? ya pokoknya ini bidadari yang nyata di kehidupan ini. dan gw tidak bosen untuk bersyukur sama Allah. Tidak bosen untuk bilang ke bidadari Terima Kasih, karena dia sangat membantu hal yang paling mendasar dari hidup gw. 

Gw hanya takut untuk membuat bidadari itu kecewa, takut untuk kehilangan orang sangat berarti dalam hidup gw, sudah cukup gw kehilangan orang-orang yang sangat gw sayangi. Kalau pisah karena di panggil Allah gw ikhlas, karena kembali sama Allah, tetapi kalau hanya kurang pengertian, salah paham, atau apalah yang sebenernya masalah yang ada solusi bisa di selesaikan, tetapi mengambil jalan pintas dengan perpisahan gw kurang bisa menerima, sudah cukup banyak penderitaan hanya karena hal tersebut. InsyaAllah yang sudah berlalu bisa dijadikan pelajaran agar tidak terulang lagi, yah untuk bekal lah untuk di masa yang akan datang.

Sangat berharga bidadari itu dalam hidup gw, sangat berarti bidadari itu dalam hidup gw, bisa berbagi, bisa menguatkan itu sangat berarti banget. Gw sangat menikmati setiap kehadirannya. Sekuat tenaga, sekuatnya gw memberikan yang terbaik untuk bidadari itu, dan terus berubah untuk kebaikan. Gw menyadari gw bukan siapa-siapa unuk dia, jadi gw tidak bisa untuk meminta lebih sama bidadari itu, gw hanya terus dan terus mengerti segala kegiatan, apa yang dia rasakan, dia alami, agar tidak membuatnya kecewa or sakit. 

Gw berdoa terus buat bidadari itu agar diberikan yang terbaik dalam hidupnya, karena segala kekurangan dia, tetep membuat bidadari itu sempurna, ya terlalu lebay siy, but it's true. Siapa siy yang tidak mau mempunyai pasangan seperti bidadari? hanya orang tolol yang tidak mau. Gw berdoa suatu saat nanti dia diberikan pasangan hidup yang bisa membuat dia bahagia lahir batin, mempunyai fokus yang sama yaitu Fokus untuk akhirat, yang bisa nerima segala kekurangan bidadari itu. tidak melihat masa lalu yang tidak bagus yang pernah dialami bidadari itu. Allah sangat mencintai bidadari itu lebih dari yang bidadari sadari.

 "menunjukan dengan kelembutan". 
"Hati Untuk dan Dari Allah"









Tidak ada komentar:

Posting Komentar