Laman

Jumat, 23 Maret 2012

Forgive me Ya Allah


"Hanya bisa menitikan air mata, betapa beratnya dosa, kesalahan yang gw perbuat, semua terlihat tidak ada yang sesuai, Ya Allah selamatkan hamba, hamba hanya ingin melakukan menjalani hidup ini dengan RidhoMU…… Ya Allah hamba mohon belas dariMU, tidak apa hamba menjalani semua ini, asal jangan Kau yang meninggalkan hamba…….."

*Crying without tears, Menunjukan dengan kelembutan* 

I'tiraf


Wahai Tuhan…
ku tak layak ke syurga-Mu
namun tak pula aku sanggup ke neraka-Mu

Ampunkan dosaku
terimalah taubatku
sesungguhnya Engkaulah pengampun dosa-dosa besar

Ilahi lastu lil firdausi ahlaa
Wa laa aqwa ‘alaa naaril jahiimi
Fahabli taubataw waghfir dzunuubi
Fa innaka ghofirudz dzam bil ‘adhiimi

Dosa-dosaku bagaikan pepasir di pantai
Dengan rahmat-Mu, ampunkan daku… Oh Tuhanku

Wahai Tuhan…
selamatkan kami ini
dari segala kejahatan dan kecelakaan

Kami takut, kami harap kepada-Mu
Suburkanlah cinta kami kepada-Mu
Kamilah hamba yang mengharap belas dari-Mu

*Menunjukan dengan kelembutan*

Mengemis Kasih

Tuhan dulu pernah aku menagih simpati
Kepada manusia yang alpa jua buta
Lalu terheretlah aku dilorong gelisah
Luka hati yang berdarah kini jadi parah

Semalam sudah sampai kepenghujungnya
Kisah seribu duka ku harap sudah berlalu
Tak ingin lagi kuulangi kembali
Gerak dosa yang menhiris hati

Tuhan dosa itu menggunung
Tapi rahmat-Mu melangit luas
Harga selautan syukurku
Hanyalah setitis nikmat-Mu di bumi

Tuhan walau taubat sering kumungkir
Namun pengampunan-Mu tak pernah bertepi
Bila selangkah kurapat pada-Mu
Seribu langkah Kau rapat padaku



*Menunjukan dengan kelembutan*

Sabtu, 17 Maret 2012

AGNES MONICA ft. JUDIKA Cinta Mati


*This song dedicated to someone that i love.... "menunjukan dengan kelembutan"


bagaimana caranya untuk  agar kau mengerti bahwa aku rindu
bagaimana caranya untuk agar kau mengerti bahwa aku cinta

  masihkah mungkin hatimu berkenan
  menerima hatiku untukmu

 cintaku sedalam samudera
setinggi langit di angkasa kepadamu
cintaku sebesar dunia
seluas jagad raya ini kepadamu
kepadamu

bagaimana caranya untuk agar kau mengerti bahwa
aku rindu bagaimana caranya untuk
agar kau mengerti bahwa aku cinta

bagaimana caranya agar kau mengerti
bahwa aku mencintaimu selamanya
bagaimana caranya  agar kau mengerti
bahwa aku merindukanmu selamanya




Kamis, 15 Maret 2012

Crying Without Tears (Hope)


Malam yang sejuk dengan angin yang menerpa wajah ini, seolah menyadarkanku
Betapa dahsyat dosa, kesalahan yang kami perbuat dalam hidup ini.
Padahal kami mengetahui semua kebaikanMu, mengetahui laranganMu
Pada saat tertentu kami pun merasa suci, hanya untuk sekedar menutupi kesalahan kami
Hanya untuk ingin dilihat sesama manusia kalau diri kita benar.
Ampuni kami Tuhan

Angin malam bukan hanya menerpa wajah ini, tetapi menampar hati dengan keras,
Seolah berkata “Cepet mengaku kesalahan di hadapan Tuhan..!!!!”
Yah memang di saat kami mentok kami mohon ampun sampai nangis bombay, beberapa saat setelah itu jika diberikan kenikmatan sedikit akan lupa dan mengulanginya lagi.
Sampai timbul dalam hati “ah Tuhan kan Maha pengampun tenang aja, mumpung masih hidup”
Ya Tuhan ampuni kami

Melakukan kenikmatan yang berujung fatal untuk masa depan, melakukan kenikmatan yang seolah mudah untuk dihadapi. tanpa mempedulikan peringatanNYA, tanpa merasa beban melakukan hal yang sangat luar biasa enak dan luar biasa menjatuhkan ke dalam jurang hitam tak berujung, lembah kekelaman,  Ampuni kami Tuhan selalu mempermainkan peringatanMU selalu menyepelekan peringatanMU, karena selalu,terus di hidangkan dengan makanan duniawi yang melezatkan. Ya Tuhan ampuni kami.

Hati kami tertutup, hati kami jauh dariMU, padahal Kau selalu ada dalam hati kami di setiap nafas kami. Hati kami menjerit dengan berjuta penyesalan dengan mengambil jalan pintas untuk menyelesaikan semua masalah. Padahal kami sendiri yang membuat masalah itu, kami yang memilih jalan itu, dan kami pun menyalahkan Engkau, kami berteriak hati kami menjerit seolah Kau meninggalkan kami, padahal Kau selalu ada di hati kami, karena di butakan kami tidak bisa melihat Engkau. Ampuni kami ya Tuhan.

Kami memohon pelangi, Kau berikan pelangi
Kami memohon ampunan, Kau beri ampunan
Kami meminta penyelesaian, Kau beri Jawaban, kami tidak melihat
Kami meminta pertolonganMu, Kau beri pertolongan, kami tidak sadar di tolong dan masih merasa kuat dan bisa hadapi sendirian dengan kekuatan kami
Ampuni kami ya Tuhan.

Kami selalu menjerit  dimana Keadilan, dimana KuasaMU, mana JanjiMU
Kami selalu merasa sendirian, padahal Kau selalu ada
Kami tidak pernah bersyukur, bersyukur hanya saat senang
Kami sering merasa dilupakan, padahal Kau selalu ingat kami
Sampai kami menangis tanpa air mata saat ini
Ampuni kami ya Tuhan.

Apapun yang yang terjadi di kemudian hari, akan kami jalani, karena itu resiko kami
Kami nyerah, kami tersungkur di hadapanMU dengan segala dosa kami
Kami sadar tidak pantas untuk diampuni, kami hanya mohon ampunanMU
Dan perlindunganMU agar kami terjaga selalu dalam jalanMU. Berikan kami hati yang baru yang bersih agar bisa melihat semua kenikmatanMU.
Ampuni kami ya Tuhan

“Ya Allah beri kami petunjuk dengan kelembutan, agar kami kembali fitrah menghadapMU”





Iwan Fals - Kesaksian - Live 1991



Stop Penindasan, Stop Rasisme, Stop Kekerasan....!!!!!!!!!!


Aku mendengar suara Jerit makhluk terluka
Luka, luka Hidupnya
Luka
Orang memanah rembulan, Burung sirna sarangnya
Sirna, sirna, Hidup redup
Alam semesta
Luka

Banyak orang Hilang nafkahnya
Aku bernyanyi Menjadi saksi
Banyak orang Dirampas haknya
Aku bernyanyi  Menjadi saksi

Mereka Dihinakan
Tanpa daya Ya, tanpa daya
Terbiasa hidup Sangsi
Orang-orang  Harus dibangunkan

Aku bernyanyi Menjadi saksi
Kenyataan Harus dikabarkan
Aku bernyanyi Menjadi saksi

Lagu ini Jeritan jiwa
Hidup bersama Harus dijaga
Lagu ini Harapan sukma
Hidup yang layak Harus dibela

Rabu, 14 Maret 2012

Blessid Union Of Souls - I Believe - Live On Fearless Music HD


lagu ini sangat menginspirasi banget......


Walk blindly to the light and reach out for his hand
Don't ask any questions and don't try to understand
Open up your mind and then open up your heart
And you will see that you and me aren't very far apart

'Cause I believe that love is the answer
I believe that love will find the way

Violence is spread worldwide and there are families on the street
And we sell drugs to children now oh why can't we just see
That all we do is eliminate our future with the things we do today
Money is our incentive now so that makes it okay

But I believe that love is the answer
I believe that love will find the way
I believe that love is the answer
I believe that love will find the way


I've been seeing Lisa now for a little over a year
She said she's never been so happy but Lisa lives in fear
That one day daddy's gonna find out she's in love
With a nigger from the streets
Oh how he would lose it then but she's still here with me
'Cause she believes that love will see it through
And one day he'll understand

And he'll see me as a person not just a black man

'Cause I believe that love is the answer
I believe that love will find the way
I believe I believe I believe I believe that love is the answer
I believe that love will find the way
Love will find the way
Love will find the way
Love will find the way
Please love find the way
Please love find the way
  

Bidadari Tersenyumlah


Perih rasanya melihat keadaanya, sakit melihat apa yang dirasakannya.

Bidadari, percaya Pelangi sudah ada, buka mata hatimu untuk melihatnya
Bidadari, jangan sampai kesedihan menutup hatimu yang suci
Bidadari, rasakanlah Pelangi sudah mengisi harimu yang semu
Bidadari, tanpa disadari Pelangi telah mengantar menuju kebahagiaan

Hanya hati yang dapat merasakan kasih sayang
Hanya hati yang dapat menjawab kasih sayang
Hanya hati yang dapat melihat kasih sayang
Hanya hati yang dapat mendengar kasih sayang
Hanya hati yang dapat menerima, memaafkan

Untuk bidadari segala pelukan untukmu
Untuk bidadari segala kecupan hangat untukmu
Untuk bidadari semua hati ini tercurah untukmu
Untuk bidadari segala pengabdian untukmu selamanya

Dengan kelembutan bidadari dapat tersenyum
Dengan kejujuran hati bidadari dapat melangkah
Dengan ketulusan hati membuat bidadari tersenyum
Dengan perjuangan bidadari akan bahagia

Apakah bidadari terus ingin dalam kesedihan?
Apakah bidadari terus menutupi kesedihan dengan senyuman semu

"Allah menunjukan dengan kelembutan"

Jatibening 13032012

Jumat, 09 Maret 2012

Perbedaan


Terkadang akal sehat tidak bisa diterima diri sendiri, apalagi diterima orang lain.
Tuhan menciptakan segalanya yang ada di alam semesta tidak ada yang sama,
Memiliki kemiripan juga tidak ada yang 100% sama. Begitu luar buasanya Tuhan pemilik alam semesta ini. sehingga memberikan keaneka ragaman di dunia ini, untuk saling melengkapi, saling menghargai, saling mencintai.....

Tidak ada yang sempurna di dunia ini, mungkin ini pandangan gw aja, jika ada yang sempurna maka bisa di bayangkan betapa lebih kejamnya dunia, betapa mahkluk yang paling tinggi derajatnya diantara mahkluk lain tidak lagi membutuhkan Tuhan.

Mungkin ini beberapa pandangan gw aja berdasarkan apa yang terjadi, kenyataan di sekitar gw, dan rata-rata orang menggunakan ini, ya mohon maaf jika tidak sependapat, gw manusia yang memiliki segala keterbatasan koq, bukan manusia yang benar, gw hanya ingin terus memperbaiki diri gw aja.

Banyak orang sekarang yang hidupnya hanya memuaskan hidup terutama untuk nafsu aja, “kapan lagi nikmati semua yang ada mumpung masih hidup, hidup Cuma sekali, hidup udah susah tidak usah di bawa susah”. Kalimat itu mungkin sering di dengar, apalagi jika kita dalam masa yang sulit sedang menghadapi masalah yang berat. Itu tidak salah, baiknya adalah untuk memberikan semangat agar tidak terus terpuruk, nah tetapi banyak yang salah menyalah gunakan hal tersebut. Apalagi kebanyakan untuk hal yang negatif, pertama beranggapan ah hanya sekali, kemudian mengulai lagi, terus dan terus sehingga tanpa disadari menjadi kebiasaan, dan menganggap hal yang tidak baik menjadi baik, untuk membela diri dan berkata “ya inilah hidup, sayang kalau tidak dinikmati.”

Kemudian untuk dunia pekerjaan, percintaan banyak hal yang menjadi biasa, sperti perselingkuhan, bertukar pasangan, semata hanya untuk kepuasan birahi. Sehingga melakukan hubungan intim bukan lagi berdasarkan cinta dan kasih sayang tetapi hanya sekedar memuaskan nafsu aja, terus bedanya dengan hewan apa ya? Kalau hewan kan hidupnya hanya makan, dan kepuasan birahi. Tanpa perasaan. Kadang hewan pun masih punya perasaan lho, masih ada yang namanya patuh pada tuannya, masih setia dengan tuannya, menuruti, melindungi tuannya. Tapi kenapa ya manusia banyak yang tidak bisa seperti itu? Katanya manusia itu paling tinggi di antara mahkluk lain, dan memiliki yang namanya perasaan, hati, cinta. Tetapi faktanya kebanyakan saat ini tidak seperti itu, dan banyak pernyataan “hari gini ga ngikutin jaman, rugi, ga bisa seneng-seneng” gw tidak bilang semua seperti itu koq.

Selain itu ada juga yang mengatakan “udahlah cari duit yang banyak, pasti bisa segalanya, ngapain mikirin perasaan terus, nyiksa diri aja.” Gw setuju manusia butuh materi, dari jaman nabi pun kita harus bekerja dan berjuang untuk mendapatkan harta. Tetapi serunya adalah, semua manusia berlomba lomba untuk memenuhi kebutuhan dunia, agar mendapatkan penghargaan dari orang lain, dan bisa terus menikmati dunia ini, bisa mendapatkan apa yang diinginkan, dan lupa diri. Terutama yang hanya fokusnya hanya untuk “pembuktian” aja bahwa mampu. Sehingga tanpa di sadari banyak yang menjadi tinggi hati, tidak butuh yang namanya cinta, omong kosong yang namanya perasaan, toh semua udah bisa didapatkan, kepuasaan materi hingga birahi, jadi buat apa lagi butuh cinta, kalau pun menikah akhirnya hanya berpatokan sama materi, hanya sekedar untuk keharusan memiliki keturunan untuk melengkapi kebahagiaan orang tua.

Padahal ada tertulis dan mungkin saat ini tidak terpakai lagi, hanya sebagai cerita pada jaman nabi saja. Seperti “Dari Jabir r.a., Sesungguhnya Nabi SAW. Telah bersabda : Sesungguhnya perempuan itu dinikahi orang karena agamanya, kedudukan, hartanya, dan kecantikannya ; maka pilihlah yang beragama” (HR. Muslim dan Tirmidzi)

Banyak orang tua, apalagi orang yang pacaran ingin menikah merasa terus belum siap karena masih terus merasa belum punya ini itu, padahal hanya kebanyakan fokus untuk biaya pesta aja. Masih banyak sih alesan yang lain. Siapa siy yang ingin susah, menderita di dunia ini? Tidak ada kan? Terus kenapa ya Tuhan bilang kepada umatnya “Dan nikahkanlah orang-orang yang sendirian di antara kamu, dan orang-orang yang layak (menikah) dari hamba sahayamu yang lelaki dan hamba-hamba  sahayamu yang perempuan. JIKA MEREKA MISKIN ALLAH AKAN MENGKAYAKAN MEREKA DENGAN KARUNIANYA. Dan Allah Maha Luas (pemberianNya) dan Maha Mengetahui.” (An Nuur 32)

Gw tidak terlalu paham untuk itu, karena gw masih belajar, dan banyak perbedaan tentang penafsiran itu. Tapi berdasarkan apa yang gw liat dan alami adalah, semua hanya karena harta, kasta, tradisi, perjodohan dari orang tua. Emangnya Tuhan melihat kasta, suku, melihat materi ya?

Ya sebenernya masih banyak hal yang kompleks yang ingin gw sampaikan, semoga gw bisa menerima kenyataan-kenyataan yang tidak enak di jaman saat ini, dengan masih menjunjung segalanya dengan cinta,kasih sayang,kejujuran, dan hanya terus memperbaiki hidup gw karena Allah. Meski gw terlihat primitif, tidak bisa mengikuti jaman saat ini, gw hanya berkeyakinan di balik semua yang gw alami, Tuhan menyayangi gw dengan segala cobaan dariNYA...

“Entah sampai kapan seperti ini gw akan bertahan sama prinsip gw, gw hanya bertahan sampai sejauh ini untuk menomersatukan cinta. Dan hanya berusaha jujur sama hati"

"Allah menunjukan dengan kelembutan"

Kamis, 08 Maret 2012

Sejuta Makna




Sikapmu menujunkan kelembutan yang mendalam
Sikapmu menunjukan kasih sayang yang tulus
Sikapmu menunjukan ketegaran
Sikapmu menunjukan ingin keluar dari semua beban

Sorot matamu menunjukan ingin selalu mendapatkan cinta yang tulus
Sorot matamu menunjukan kepedihan yang mendalam
Sorot matamu menunjukan keraguan untuk melangkah
Sorot matamu menunjukan sampai kapan semua ini akan berakhir

Hatimu menunjukan ada setitik cinta yang masih berharap cinta sejati
Hatimu menunjukan ingin mengubur dalam-dalam rasa cinta
Hatimu menunjukan kelelahan yang tiada akhir
Hatimu menunjukan ke semuanya kalau kamu kuat, tetapi sangat rapuh

Untuk kebahagiaan, berusaha memadamkan cinta tulus
Untuk pengabdian,  rela mengorbankan jiwa dan raga
Untuk pilihan yang bukan pilihan hati, membungkus dengan senyuman
Untuk pilihan yang bukan pilihan hati, hanya bisa pasrah

Dari hati yang dalam ingin memberontak
Dari hati yang dalam ingin menjerit
Dari hati yang dalam ingin mendapatkan kebahagiaan yang sesungguhnya
Dari hati yang dalam bertanya dengan penderitaan, masih adakah kejujuran dan cinta

Apakah semua hanya menuruti kebiasaan turun temurun
Apakah Tuhan melihat segala perbedaan
Apakah hanya dengan diam semua bisa berakhir
Apakah harus mengikuti kejamnya dunia

Adakah yang bisa membuat membantu keluar dari semua ini
Mampukah memulai dari bawah kembali
Bisakah meninggalkan kenyamanan yang selama ini dimiliki
Bagaimana jika pilihan hati ini salah

Entah apa yang akan terjadi di depan
Entah kapankah bahagia itu datang menjemput
Entah hanya bisa menjalani hari demi hari dengan hati yang pedih
Entah....

Keraguan yang terus menghalangi
Ketakutan akan penyesalan di masa yang akan datang yang selalu menghantui
Seolah semua sudah terpenjara, terpenjara akan hati dengan selimut kenyamanan
Mungkin hanya hati yang hampir mati, dan berharap cepat mati menjadi pilihan...

“Allah menunjukan dengan kelembutan”
“Allah menyiapkan hadiah terindah, Allah melihat sejauh mana perjuangan dan pengorbanan”
“Allah memberi jalan dan jawaban, manusia yang menjalani”
“Allah mengerti setiap tetes air mata untukNYA, mengerti tetes keringat darah yang dikeluarkan
Agar semata mata manusia ditempa untuk menjadi berlian yang berharga”





“Kulihat diri bagai tak berjiwa..Kurasa jiwa tak punya cinta...Dimana lagi kucari warnamu
Warna kehidupan, Warna kenyataan...
Pelangi tiupkan nafas kedalam ragaku.. Pelangi warnai hari-hariku yang semu
Pelangi antar aku datang padamu.. Agar bahagia senantiasa ada....”

                                                                

Selasa, 06 Maret 2012

Hanya

Hanya diri kita yang tau
Hanya Hati kita yang bisa menjawab
Hanya dengan kerendahan hati bisa menerima
Hanya dengan pengorbanan semua terjawab
Hanya dengan merubah diri sendiri, bisa merubah semuanya
Hanya dengan keputusan dan ketulusan hati, segalanya berubah
Hanya ketakutan yang menghalangi
Hanya kenyamanan hidup yang menghambat
Hanya Allah yang bisa merubah segalanya, jika kita berjuang
Hanya........

Percaya


Gw hanya ingin menyampaikan kalau gw percaya semua bisa terlewati bersama, sorot matamu mengatakan bahwa cinta itu harus diperjuangkan, cinta itu tidak bisa di ganti dengan apapun, cinta itu tidak menyiksa persaan sendiri.

Buat pertama kalinya gw melihat semua dengan jelas, melihat semua dengan hati yang tulus, i will fight for it. "Love is knowing we can be. Love is real, real is love. Love is touch, touch is Love. Love is you, you and me" #John Lennon. 


Sekeras hati orang tua, pasti ingin melihat anaknya bahagia, bagaimana pun kekurangan anak pasti dimaafkan, apalagi anak kandung sendiri, meski kita tau kalau di depan resiko, tantangan, angin badai cobaan akan lebih kencang. yang gw yakini adalah tidak ada yang bisa memisahkan kekuatan cinta, tidak ada yang bisa melarang isi hati.

Meski suatu saat nanti akhirnya dengan paksaan dari orang tua, setidaknya pernah menikmati namanya cinta tanpa syarat, merasakan kasih sayang yang tulus, selama belum masa itu datang tidak ada salahnya untuk saling mengobati, tidak ada salahnya untuk saling mencintai dengan tulus. Jangan biarkan dirimu terus di siksa dengan keadaan, dengan ketakutan-ketakutan yang ada di pikiran.

Dengan itu mungkin sama aja kita tidak percaya bahwa Allah itu Maha Pemberi, Maha Melihat segalanya. Jangan sampai apa yang Allah sudah siapkan tidak terlaksana karena hanya rasa ketakutan, hanya karena bayangan yang buruk selalu menghantui. Allah sudah membuka jalan, memberi jawaban mulai dari awal sampai sejauh ini. Bukan sekarang saatnya untuk berhenti, bukan sekarang saatnya untuk menyerah.

Gw percaya semua mungkin terjadi, tidak ada yang tidak mungkin bagi Allah.Just believe, fight for your heart, and pray for it. Allah tidak tidur, Allah mengetahui semua air mata yang kita keluarkan untuk Allah itu tidak ada yang sia-sia.

"Allah menunjukan dengan kelembutan"

Senin, 05 Maret 2012

Setitik Harapan

Gw hanya bisa menikmati segala yang di berikan Allah, tidak mau menentang, tidak mau untuk memaksakan semuanya. Yang pasti gw bener-bener bersyukur atas apa yang telah Allah berikan sampai sejauh ini. Ada setitik harapan, jawaban dari Allah yang membuat gw lega, terutama untuk masalah tradisi, keyakinan, keturunan itu sangatlah kompleks, tidak ada ujungnya.

Gw sangat tidak mau berdebat masalah keyakinan dsb. Meski Tuhan sudah menulis semua di Al Quran dan hadist. Apalagi masalah jodoh, akan menikah dengan siapa, bagaimana caranya, dsb. Hanya beberapa hal aja sih ga banyak.

1. Mengapa manusia yang katanya memiliki Tuhan yang Maha Segalanya hanya memperdebatkan masalah keturunan?
2. Mengapa merasa paling suci dan benar, jika mengikuti tradisi akan mendapatkan kenikmatan dari Tuhan, tetapi kelakuannya tidak lebih bagus dari hewan??
3. Apakah semua hanya masalah Harta????? sehingga banyak menggunakan dalih agama
4. Bukankah tidak ada satu manusia pun yang tau apakah dirinya akan masuk surga atau neraka?? meski sudah menjalankan perintahNYA?? tetapi mengapa begitu yakinnya dengan segala perilaku yang tidak baik bisa mendapatkan surga dengan hanya mengikuti "tradisi?"
5. Mengapa terjadi saat ini menikah karena paksaan? bukan karena cinta???

Maaf sekali lagi, bukan maksud menghakimi/menyindir suatu golongan, tetapi berdasrkan fakta yang ada. Tujuannya hanyalah mempertahankan tradisi, sehingga banyak wanita yang tidak bisa merasakan cinta, tidak punya harga, dan selalu diinjak. Bukankah Tuhan mengajarkan semua itu kebaikan?

Tetapi setitik harapan dari Allah menunjukan dengan kelembutan, bahwa tidak ada yang mustahil, selama mau berjuang bersama untuk cinta, bersabar menghadapi semua tantangan yang ada. Karena yang gw yakini adalah Allah memberikan jalan yang tidak terduga. Gw percaya selama mau mempertahankan semuanya bersama, akan ada hasil yang luar biasa.

"Kebahagiaan harus diperjuangkan, karena kebahagiaan adalah hak setiap manusia yang bernafas"
"Allah sudah menetapkan semua dalam hidup kita, apakah mau berjuang untuk mendapatkan kebahagiaan yang allah sudah siapkan?"
"Maukah setiap dari kita mau keluar dari zona nyaman, untuk mendapatkan kebahagiaan yang di impikan?"
"Allah menunjukan dengan kelembutan"

Minggu, 04 Maret 2012

Peraturan????????????????

Hmmmmmm, kali ini gw bingung, Allah bener2 luar biasa memberikan pelajaran. benar-benar harus membuat umatnya berpikir dengan HATI dan OTAK, bukan dengan EGO dan NAFSU.

Gw nulis bukan untuk menghakimi siapapun, ini hanya pendapat dari cara pandang orang yang tidak mengerti apa-apa. Jadi mohon maaf jika ada yang tersinggung, ini hanya sekedar isi hati gw aja. Dan Tidak tau harus memulai dari mana.

Gw mau mengajak berpikir sejenak dengan sedikit Hati, sedikit Logika, dan jangan bilang semua bergantung dengan masing-masing menyikapinya.

Hampir semua orang mengaku dirinya percaya dengan Tuhan, banyak yang merasa dekat dengan Tuhan, sampai terkadang menggangap orang lain itu tidak benar, jauh dari Tuhan, dan merasa dirinya yang paling di terima sama Tuhan. Gw masih sedikit pengetahuan tentang Tuhan, gw hanya percaya bahwa Allah Maha Pengampun, Maha Penyayang, Maha Mengetahui segala hal. Jika boleh bertanya apakah diri kita itu menjalankan perintah Tuhan hanya sekedar keturunan? atau hanya sekedar kewajiban? atau benar-benar butuh Tuhan dalam keadaan apapun? (bukan hanya di saat sulit). Apakah Tuhan itu jauh???

Gw tidak mau bahas panjang lebar, saat ini hanya tentang CINTA aja, gini semua manusia yang percaya akan Tuhan pasti selalu bicara "Jodoh Allah yang mengatur, Rejeki Allah yang mengatur, Maut Allah yang menentukan" seberapa jauh untuk masalah tersebut kita percaya? "Harus taat kepada orang tua, harus menuruti semua kemauan orang tua, harus membahagiakan orang tua". 


Orang tua mau yang terbaik untuk anaknya, orang tua mau anaknya bahagia dan anaknya membahagiakan orang tuanya. sampai masalah jodoh pun harus mengikuti orang tuanya. Apakah kalau hanya karena menentukan sendiri orang yang dicintai, kemudian orang tua tidak setuju anak tersebut langsung masuk neraka? langsung dianggap menyalahi aturan dan adat? langsung menjadi anak yang durhaka?? memang semua harus mendapat restu dari orang tua, gw setuju banget. Nah misalkan Harus dan Wajib mengikuti pilihan orang tua, tetapi anak tersebut sangat amat menderita, apakah harus berkorban batin seumur hidup? apakah suatu pernikahan bisa berjalan dengan langgeng jika dengan keterpaksaan? Bukankah tujuannya menikah itu mendapat Ridho dari Allah??? Apakah hanya karena paksaan dan paksaan bisa mendapatkan kebahagiaan??? Logikanya adalah kalau bukan pilihan hati apakah bisa mendapatkan kebahagiaan??? Apakah ada jaminan masuk surga 100% jika mengikuti adat??

Memang terlalu kompleks membahas masalah adat, dsb. semua benar, tetapi yang gw yakini adalah, hanya diri kita sendiri yang menentukan kita masuk surga atau neraka, itu pun tidak ada satu orang pun yang bisa menghakimi orang lain masuk surga atau neraka. Balik lagi semua keputusan ada resiko yang harus di tanggung. semua yang dilakukan ada sisi tidak enaknya. semua harus ada pengorbanan, semua ada perjuangan. Apakah seumur hidup mau membohongi hati sendiri? bukankah yang namanya bohong ya bohong meski katanya ada bohong yang putih. menurut gw bohong ya bohong apapun bentuknya. bukankah allah tidak suka bohong? bukankah nanti bisa jadi munafik? kira-kira yang didapat itu Ridho atau malah murkaNYA Allah???? Bukankah Allah mengajarkan dasarnya adalah cinta???

Pilihan memang berat kalau seperti ini.
1. Jika hanya mengikuti adat dan orang tua yang selalu memaksa dan memaksa, bisakah menjalani rumah tangga dengan cinta? atau memang menikah ya hanya sebagai adat masalah cinta belakangan, yang penting orang tua bahagia. Yakin hal itu bisa dilakukan? terus jika orang tua meninggal apakah mau dipertahankan atau berpisah? kalau pisah dan punya anak nanti, apakah tidak memikirkan masa depan anaknya nanti?? apakah terus dan terus akan seperti ini????? tetapi semua fasilitas dan kenyamanan dunia terpenuhi. di mulut bilang tidak apa-apa yang penting orang tua senang, belajar untuk ikhlas, dsb hanya untuk menutupi hati.

2. Jika memilih pilihan hati, semua keluarga menentang, bahkan mungkin tidak dianggap bagian dari keluarga lagi, dibilang anak durhaka, dan berbagai pertentangan muncul. Mungkin semua fasilitas akan diambil, mungkin benar-benar harus mulai dari bawah. harus meninggalkan kenyamanan untuk bisa mempertahankan cinta dan mendapatkan kebahagiaan yang sesungguhnya. Segitu mengorbankan cinta demi kenyamanan dunia? Jika hidup sederhana dibilang kualat karena keluar jalur. tetapi jika ikut peraturan semua fasilitas ada dan berlimpah menjadi patokan kebahagiaan di akhirat nanti.

3. Jika tidak memilih keduanya akan selamanya hidup sendiri tanpa memiliki cinta, dan bilang memang tidak ada jodohnya.

memang hal diatas sangat complicated, semua ada resikonya. Sampai kapan hanya karena peraturan pihak wanita terus menjadi korban dari cinta?? karena pria jadi seenak jidatnya aja mempermaikan wanita terus, karena berasa sangat di dewakan. apakah pria yang seperti ini juga bisa dapat Ridho Allah? tidak ada yang tau, tetapi pikir pakai logika aja. Dalam kehidupan sehari hari seberapa bersihkah seberapa banyak tidak melanggar aturan? jika melanggar dengan alasan untuk kebaikan. tetapi jika untuk masalah cinta, tidak ada kata untuk kebaikan.

Mungkin seperti itu aja dulu, semua ada resiko, ada perjuangan, pengorbanan, seberapa besar hal tersebut mau dilakukan? untuk kebahagiaan dan Ridho Allah yang sesungguhnya???

"Allah memberikan hati untuk dipelihara, Allah menunjukan dengan kelembutan" 
"Allah mau manusia berjuang untuk kebahagiaan" 
"Selama niat hati tulus karena Allah tidak ada satupun yang bisa menghalangiNYA"
"Fight for your Love, future, and your Happiness"
"Allah menyayangi kita, lebih dari yang kita tau...."


Sabtu, 03 Maret 2012

Menunjukan Dengan Kelembutan

Disaat terpuruk, disaat sedang memulai bangkit dari keterpurukan Allah benar ada di-benar menunjukan siapa yang benar-benar sebagai teman sejati, gw bersyukur dua orang sahabat gw masih terus menemani, menerima gw apa adanya, dengan segala kekurangan gw. Sebentar lgi mereka akan menikah   dan memulai hidup yang baru, membangun keluarga yang di Ridhoi Allah SWT. Banyak hal yang gw belajar dari mereka, bagaimana mereka dengan cara mereka mempertahankan cinta mereka, bagaimana mereka berjuang untuk cinta mereka, woow luar biasa sekali, di tulisan gw berikutnya akan gw cerita lebih dalam lagi. 

Kemudian Allah mengirim gw bidadari yang luar biasa, yang selalu saling mensupport, saling mendoakan, saling memberikan waktu di sela padatnya jadwal, dia "menunjukan dengan kelembutan". Dia mengajarkan banyak hal yang selama ini sudah tidak ada di dunia ini, mengajarkan prioritas bahwa Allah itu nomer satu, keluarga, cinta, pekerjaan, kehidupan sosial, dia sangat banyak kesibukan di pekerjaan, untuk teman-temannya yang sangat banyak, untuk keluarganya. Tetapi bidadari itu selalu memberi waktu yang sangat berharga, meski hanya 5 menit, tetapi sangat berarti, gw sangat menghargai bidadari yang dikirim Allah, Allah mempertemukan di saat yang sangat tepat untuk gw dan bidadari. di saat sama-sama lagi down, lagi terpuruk, Allah mempertemukan.

Bidadari itu memberi petunjuk dengan kelembutan, dengan kesabaran, dengan ketulusan, gw tidak tau pastinya saat ini yang gw rasakan dalam hati gw, gw hanya terus bersujud syukur atas nikmat yang Allah berikan sama gw. Keliatannya gw sangat lebay memberikan nama bidadari, tapi pada tau kan arti bidadari? ya pokoknya ini bidadari yang nyata di kehidupan ini. dan gw tidak bosen untuk bersyukur sama Allah. Tidak bosen untuk bilang ke bidadari Terima Kasih, karena dia sangat membantu hal yang paling mendasar dari hidup gw. 

Gw hanya takut untuk membuat bidadari itu kecewa, takut untuk kehilangan orang sangat berarti dalam hidup gw, sudah cukup gw kehilangan orang-orang yang sangat gw sayangi. Kalau pisah karena di panggil Allah gw ikhlas, karena kembali sama Allah, tetapi kalau hanya kurang pengertian, salah paham, atau apalah yang sebenernya masalah yang ada solusi bisa di selesaikan, tetapi mengambil jalan pintas dengan perpisahan gw kurang bisa menerima, sudah cukup banyak penderitaan hanya karena hal tersebut. InsyaAllah yang sudah berlalu bisa dijadikan pelajaran agar tidak terulang lagi, yah untuk bekal lah untuk di masa yang akan datang.

Sangat berharga bidadari itu dalam hidup gw, sangat berarti bidadari itu dalam hidup gw, bisa berbagi, bisa menguatkan itu sangat berarti banget. Gw sangat menikmati setiap kehadirannya. Sekuat tenaga, sekuatnya gw memberikan yang terbaik untuk bidadari itu, dan terus berubah untuk kebaikan. Gw menyadari gw bukan siapa-siapa unuk dia, jadi gw tidak bisa untuk meminta lebih sama bidadari itu, gw hanya terus dan terus mengerti segala kegiatan, apa yang dia rasakan, dia alami, agar tidak membuatnya kecewa or sakit. 

Gw berdoa terus buat bidadari itu agar diberikan yang terbaik dalam hidupnya, karena segala kekurangan dia, tetep membuat bidadari itu sempurna, ya terlalu lebay siy, but it's true. Siapa siy yang tidak mau mempunyai pasangan seperti bidadari? hanya orang tolol yang tidak mau. Gw berdoa suatu saat nanti dia diberikan pasangan hidup yang bisa membuat dia bahagia lahir batin, mempunyai fokus yang sama yaitu Fokus untuk akhirat, yang bisa nerima segala kekurangan bidadari itu. tidak melihat masa lalu yang tidak bagus yang pernah dialami bidadari itu. Allah sangat mencintai bidadari itu lebih dari yang bidadari sadari.

 "menunjukan dengan kelembutan". 
"Hati Untuk dan Dari Allah"









Kamis, 01 Maret 2012

Terjadi Maka Terjadilah

Terjadilah Menurut KehendakMU

Tanpa gw sadari, banyak hal yang telah dilalui, banyak pelajaran yang diambil entah yang baik untuk dilakukan apa yang tidak untuk dilakukan. Perjalanan masih panjang yang harus dilewati, hambatan dan rintangan masih menanti di depan, memang angin semakin kencang menerpa, bahkan terlintas akan menyerah dan berhenti. Tempaan yang saat ini terjadi benar-benar tidak masuk di akal, benar-benar membuat dimana di suatu titik memaksa tidak bisa melakukan apa-apa. Hanya keyakinan sebentar lagi akan  berlalu, sebentar lagi akan usai, sebentar lagi akan mencapai sedikit kebahagiaan, ntah hari ini, besok, lusa, ntah kapan, hanya Allah yang tau. Mungkin gw akan terjatuh lagi, berusaha bangkit lagi, dan terus seperti itu, sampai waktuNYA nanti, proses memang tidak enak, jarang ada yang menyadari akan hal itu, wew memang luar biasa, proses itu, terlihat jelek,buruk, penuh tambalan dimana mana, pokoknya tidak enak, tetapi hasil akhir akan indah, akan murni, akan bernilai, selama bertahan di dalam proses tersebut, jika tidak  bisa melewatinya hanya "dibuang,dilupakan".

Apa yang sudah terjadi ya sudah biarkan terjadi, yang akan terjadi besok dan seterusnya tidak ada yang tau, hanya keyakinan, niat, usaha, dan doa yang bisa menjadi pegangan, sepertinya tidak ada lagi didunia yang bisa menjadi tempat untuk berbagi, untuk saling mencintai dengan kejujuran tanpa peduli dengan omongan orang lain, ya maka dari itulah hanya Allah satu-satunya tempat untuk berpegang, meski tidak bicara secara langsung, tetapi Allah mengirimkan entah siapapun untuk menjawab.

Allah memberikan seorang yang luar biasa, bidadari yang dikirim sama Allah, terdengar berlebihan, but it's true. Di saat gw terpuruk ada yang membangkitkan gw, mengobati gw. Dengan segala kekurangan gw, dia  "memberi petunjuk dengan kelembutan" . Satu hal yang bisa gw berharap sama Allah, Allah membuktikan hal yang tidak mungkin terjadi, terjadi.... Gw hanya bisa berdoa untuk bidadari itu agar bisa nemenin, saling mendoakan, mensupport, Berdoa agar bidadari itu bisa segera keluar juga dari perangkap singa, Sekarang gw hanya bersyukur dan bersyukur, tidak berharap lebih, tidak berharap apapun, hanya sangat menikmati seperti sekarang ini, karena meski hanya sesaat bertemu dengan bidadari itu, sangat berharga, banyak terobati, maka dari itu gw sangat bersyukur masih diberi kesempatan untuk bisa bertemu dengan bidadari itu,

Bidadari itu "memberi petunjuk dengan kelembutan" sehingga membuat gw bangkit, percaya bahwa di tengah gelapnya dunia, di tengah kencangnya badai, masih ada satu yang tersisa, semoga bidadari itu terus di berikan yang terbaik sama Allah, karna Allah sangat menyayangi bidadari itu. dan gw berterima kasih sama bidadari itu, terutama sama Allah SWT, tidak ada habisnya gw bersyukur atas semua yang di berikan Allah. Tantangan, rintangan semakin besar, gw percaya Allah lebih dekat dari urat nadi gw...

"Apa yang terjadi maka terjadilah menurut kehendak Allah"
"Apa yang terjadi maka terjadilah karena Ridho dari Allah"
"Apa yang terjadi maka terjadilah entah baik atau buruk, ikhlas karena Allah"

Senin, 27 Februari 2012

How Big

How Big


setiap org ingin bahagia, ingin smua terlihat smpurna, ingin mendapatkan kenyamanan, ingin smua sesuai keinginan,  smua org, trmasuk gw, ingin sllu terlihat smpurna di mata org lain,  tanpa di sadari qt hdup atas apa yg org lain liat meski sering bertentangan dgn hati. Dan lupa klo hdup itu bagus di mata Tuhan.

Klo ga sesuai keinginan, ga sesuai harapan dgn yg qt mau, dimata org lain ga sesuai, qt menyalahkan keadaan, menyalahkan Tuhan, langsung bilang Tuhan ga adil, dsb.

Tetapi apakah qt pernah sejenak brdiam diri, melihat bener2 apa yg jdi kekurangan qt, kesalahan, hal yg menurut qt sepele justru itu yg paling penting.

Berapa kali qt sering complain sm Tuhan klo ga sesuai dgn harapan qt, gmn sikap qt klo Allah memberi sdikit ujian? Berapa sering qt deket sm Allah di saat lg seneng? Apa hanya saat qt terjatuh kah?

Lebih sering mana, qt dengerin hati n Allah, apa qt denger orang lain?
Seberapa besar hati qt merasa brsyukur atas apa yg qt miliki?

Contoh :
qt udh pny kendaraan, yg tujuannya spy nyaman, bs smp di tempat tujuan n cukup enak, tapi liat yg lebih keren qt pengen n maksa utk beli, hny utk naikin gengsi, nah sberapa besar yg qt lakukan utk anak2 yatim piatu? Apakah hny sekedar kewajiban atau bener2 dari hati n penuh kasih syg qt menolong mereka. Jaman skr kebanyakan hny gengsi utk naikin status sosial, tp utk akhirat penuh ragu dsb. Memang hati org ga da yg tau... Ini contoh real aja...

Kemudian, utk fisik, eh lo skr gendut bgt deh, kata org lain, pdhl nyaman dgn badan sgtu dan sehat, tp karna ga pede lgs diet mati2an, lupa bnyk org yg susah makan....

Gw setuju agar penampilan, dsb tsb diatas hrus yg terbaik, tetapi bukan kata org, melainkan kebutuhan n manfaat.

Terus qt dpt pasangan yg biasa ga ganteng or ga cntik, ya scr luar bkn tipe bgt deh, bnyk yg bilang koq mau sih sm dia, lo kan ganteng or cantik psti bsa lah dpt yg lebih, dst. Apakah bs mempertahankan hati utk tetep tulus karna Allah, atau krn org lain??

Ya itu tadi seberapa besar qt brsyukur dgn titipan Tuhan?

Smua hal yg gw tulis buat diri gw sendiri, agar suatu saat gw lg diatas ingat akan hal ini, maaf klo ga setuju or ga suka, hanya ingin mempertahankan prinsip 1. Allah 2. Hati/cinta/ketulusan/syukur 3. Keluarga 4. Materi.....

Hati

Hati......

Mungkin disini hati yang kita punya tetapi dari sudut pandang gw, memang gw masih banyak kurang, gw hanya ingin berbagi aja koq, jadi maaf klo banyak yang tidak sependapat :D

Setelah gw renungin, pikirkan, liat kenyataann yang ada, ternyata yg bisa membuat orang itu menjadi baik/bahagia atau hancur selain uang adalah HATI, karena gini semua saling berhubungan, klo diliat pasti masalahnya hanya itu2 aja, klo ga uang ya hati, itu rata2 kenyataan yang ada. 

Ada orang yang merasa kurang karena kekurangan dan terus kekurangan, padahal sudah bekerja dengan keras hasil lumayan, tetapi masih kurang, padahal di sisi lain punya pasangan yang setia tulus serta mengerti keadaan. itu membuat hancur karena hanya fokus di materi, sehingga bilang ngga cocok, ngga mengerti akhirnya pisah, alasannya yang dibuat buat. Kemudian sedih, alasan mau fokus kerja dan untuk membahagiakan orang tua dsb, please wake up, bahagiain ortu ngga hanya materi semata, (Gw setuju dgn itu tapi bukan yang utama). Apakah ortu ngga bahagia ortu liat anaknya punya pasangan yang menerima segala kekurangan, yang bisa membimbing ahklak menjadi lebih baik? apakah ortu ngga bahagia liat ananya fokus untuk akhirat?? pada saat meninggal anaknya mendoakan terus. bukankah itu yang lebih berharga untuk mereka???? bekerja dan bekerja lagi sampe titik jenuh baru memikirkan lagi cinta. ya jadi kurang lebih kayak gtu terus ngga pernah puas dengan apa yang di dapat.

Ada juga yang merasa hancur karna tidak bisa mendapatkan cinta yang tulus, padahal secara finansial oke, fisik juga mantap, baik, ramah, charming, memiliki teman n keluarga yang baik. Karna sudah merasa terlalu lelah dengan yang namanya cinta, mungkin karena merasa selalu gagal dalam asmara, maka dari itu menutup hati dan diri, merasa tidak punya apa-apa lagi. mungkin kurang bersyukur or terlalu terlena dengan kenikmatan hidup, sehingga menyepelekan hal-hal yang mendasar. Alasannya kemudian sama seperti diatas, membahagiakan ortu. jadi saat ini ortu yang jadi tameng hehehe, gw pun berjuang mati2an utk mama n keluarga gw, karena gw cowo n penerus keluarga.

Manusia pasti ingin mendapatkan kepuasan dunia n akhirat, ga ada manusia yang ingin susah, ya itu faktanya. Jarang ada yang mau berjuang untuk itu, jarang ada yang mempertahankan hal itu. maunya langsung instant. contoh gini deh gampangnya orang maunya semua nunggu terpenuhi dulu materi baru  mau pacaran or nikah, memang tolol sih klo ga punya pegangan apa-apa terus nikah. tetapi kalo memang udah punya pekerjaan dan dasar cinta yang kuat kenapa menunda? alasan belum siap karna hanya takut kekurangan aja. inget kan "Allah membuka pintu rejeki dengan menikah." so apa yang di takutin, memang semua psti ada resiko n masalah. bisa dilewati koq pasti selama dilewati berdua. dan hati masing-masing tetap terjaga. Terus gw mau nanya masih adakah orang khususnya cewe yang mau punya pacar or calon suami yang semua baru merintis dalam hal kerjaan, tetapi punya keyakinan yang besar karena Allah semua pasti di cukupkan, modalnya hanya itu dan Cinta yang tulus. Ada yang mau makan hanya seadanya, tidur di rumah yang sederhana, gw yakin ngga ada, meski pun ada itu bener-bener bahagia banget cowonya. Masih adakah yang mau berjuang bersama untuk mencapai kebahagiaan dunia n akhirat bersama????? 

hal yang masih gw yakini sampe detik ini adalah, Allah pasti membuka jalan, selama ada Cinta yang tulus, Berjuang, Berusaha. ya mungkin gw terlalu kuno. dari beberapa contoh real yang ada mungkin kesimpulannya gini

*Apapun kondisi kegagalan dalam cinta, selalu yang jadi tameng adalah ortu n kerjaan
*Kurang mensyukuri nikmat yang diberikan, karna hanya selalu melihat kekurangan
*Terus membohongi diri sendiri dengan berusaha terlihat tegar,senyum n seneng
*Apa ngga cape dengan keadaan yang terus dihantui rasa sakit or trauma or masa lalu yang gaenak?

Kenapa tidak mencoba

*Ambil waktu sendiri satu malam aja, bener-bener keluarin semua sama Allah, Jujur sama Allah n hati sendiri. Memang jarang langsung ada dijawab malam itu juga, minimal dapet yang namanya ketenangan, kelegaan, menjalani hari-hari tanpa berbohong sama diri sendiri, tersenyum dengan tulus, apakah hal ini membuat tambah buruk atau tambah baik?? yang gw alami sendiri itu sangat membantu membuat bisa menerima kenyataan dan ikhlas dengan apa yang terjadi. Ingat Masa lalu ngga bisa dihilangkan, terutama yang buruk, mungkin jika tidak jujur sama hati sendiri n sama Allah setiap inget yang buruk pasti merasa hancur lagi. Alhamdulillah gw udh lewati itu. Masa lalu yang buruk hanya sebagai pelajaran agar di masa depan tidak diulang, jika sudah jujur sama hati n Allahm setiap melihat masa lalu yang buruk hanya bisa bersyukur pernah alami itu, tidak sakit lagi. karena sudah ikhlas. dari situ adalah awal yang baru buat kehidupan yang baru, membuka diri dan hati serta semua mulai terlihat ada sinar cahaya untuk harapan...

Ya mungkin segini dulu, mohon maaf kalo ngga sependapat, ini hanya apa yang gw alami n lewati...

"Fight for your Love...."
"Everyone need Love..."
"Keep your Heart for Love..."

Minggu, 26 Februari 2012

Setitik Cahaya

Find our Self

Banyak dari kita pada saat tertawa hanya untuk menyenangkan orang lain, agar kita terlihat tidak bersedih, terlihat tidak hancur, agar terlihat tegar, dsb. Gw sependapat akan hal itu. ada beberapa hal yang menurut gw itu kurang setuju jika dilakukan terlalu lama, karena hanya terus berbohong dengan diri sendiri. dan berusaha menutup hati dan diri sendiri. pertanyaannya mau berapa lama kita dalam kondisi tersebut? kita melakukan rutinitas, dsb dengan membohongi diri sendiri. kapan terakhir kita jujur dengan hati dan diri sendiri??? serta kebanyakan orang hanya takut untuk melakukan/melangkah karena rasa trauma yang dialami, karena takut akan terulang kembali kejadian yang sama.

setiap orang punya alasan tersendiri untuk melakukan hal tersebut. Gw pun sedang berusaha jujur dengan hati sendiri, karena sudah terlalu cape dengan semua yang gw alami, tetapi waktu terus berjalan, tanpa disadari smua hari dilewati dengan berusaha menutup diri dengan senyuman. banyak orang sadar juga akan hal "Setiap manusia yang bernafas sahabat yang paling dekat adalah masalah, masalah akan selesai jika manusia tidak bernafas". tetapi banyak yang terpuruk dalam zona nyaman yaitu menutup hati dan diri, begitu juga dengan gw sendiri hehehehe, banyak juga orang yang takut keluar dari zona nyaman, takut untuk memulai sesuatu, karena ya itu tadi, mereka hanya di hantui rasa trauma.

Ada juga yang bilang "Semakin lari dari rasa takut,masalah. mereka akan semakin terasa dekat dan terus mengejar". dan hal itu pun gw alami, karena pikiran kita sendiri. yang gw lakukan adalah menghadapi rasa takut itu, hadapi masalah itu, dan ternyata tidak sebesar rasa takut yang kita alami, dan tidak sampai membuat kita mati. 

Banyak yang bilang males untuk memulai sesuatu yang baru, takut untuk membuka hati yang baru, karena takut kecewa, membuang waktu, dsb. Tetapi kita tidak pernah tau rasanya kebahagiaan itu kalau  tidak pernah mencoba, masih inget kan klo cinta, kebahagiaan perlu di perjuangkan? masih ingatkah jodoh Allah yang mengatur, tetapi harus berjuang untuk itu. 

*Mau sampai kapan kita terus dihantui rasa takut untuk memulai sesuatu??
* Lebih membuang waktu mana antara terus dalam keadaan yang menutup hati atau memilih membuka yang baru untuk kebahagiaan???
*Apakah hidup terus harus membohongi hati sendiri?????
*Apakah hidup harus dikejar oleh rasa takut dan tidak mau menyelesaikan masalah?????

"Semua manusia BERHAK untuk mencapai kebahagiaan, dan harus berjuang untuk mendapatkan kebahagiaan itu." 

"Jangan biarkan setitik cahaya itu hilang..." 

Rabu, 22 Februari 2012

Where is True Love?


050107
Tanggal bulan dan tahun tersebutlah semuanya berawal. Sebelum gw berbagi gw mau sedikit cerita tentang sebagian hidup gw apa aja yang pernah gw alami. Gw beranjak 28 tahun, segala macem hal udah gw lewati, apalagi yang ga bagus, seperti kebanyakan main sama temen, dari 2007 telah banyak waktu yang gw sia-siakan, karena terlena dengan asiknya hobi gw, dengan dunia gw, sampe gw ga peduliin yang namanya keluarga, n pacar gw yang setia. Pada saat gw SMP papa gw meninggal, selama 4 tahun beliau sakit stroke, mama yang selalu mendampingi papa sampe 15 bulan terakhir papa di RS mama selalu dampingi ga pernah absen semenit pun, begitu besar kasih sayang mama tulusnya mama terhadap papa, sampe papa menghembuskan nafas terakhirnya. Saat itu gw belum terlalu kehilangan, tetapi tanpa gw sadari efeknya adalah sekarang, banyak hal yang gw lalui. Gw punya kakak ipar yang selalu bimbing gw dalam hidup gw, tapi itu juga ga lama, dia ceraikan kakak gw n ninggalin anak yang pintar dan cantik, wktu itu dia tinggalin pas anaknya masih TK. Gw bener-bener kecewa, orang yang selama ini bimbing gw malah bandelnya telat, disitulah gw mencari semua sendiri tanpa siapapun, hingga tanpa gw sadari gw terlena n sangat asik dengan hobi gw. Karena dulu gw merasa semua bisa sendiri tanpa keluarga gw, n pacar gw. Sampe-sampe gw murtad dari Allah. Astaghfirlloh

Suatu saat gw dikenalin sama seorang cewe yang akhirnya karna udah 6 tahun gw selalu panggil dia ayank, ya gw sebut juga ayank disini ya. Ayank seorang yang luar biasa, seorang yang tegar, sabar, tulus, penuh kasih sayang n cinta. Pada saat 5 tahun ya gw jalani dengan biasa aja cenderung cuek, suka lirik kiri kanan. Karna pada saat itu gw berpikir dari pada gw kayak mantan kakak ipar gw, bandelnya telat, dan lingkungan gw pun mendukung gw. 5 kali ayank selalu kasih kesempatan gw untuk berubah, tetapi ya namanya masih dilingkungan yang sama sehingga gw kurang memperhatikan, bukan ga ingin berubah, tetapi karna pengaruh lingkungan yang kuat tanpa gw sadari. Nah suatu ketika gw sudah mengurangi ke dunia gw, dan gw kembali sama Alah SWT. Gw bener-bener mulai menyayangi ayank, keluarga gw. Tetapi karna wktu itu gw blom keluar dari dunia gw jadi seolah ga da perubahan, sehingga pada suatu malam tanggal 1 Nov 2011. Ayank liat gw bbm sama seorang cewe, biasa aja tidak mesra, karna menurut gw pada saat itu adalah hal yang biasa. Ayank marah n ngamuk, selama ini dia pendem sendiri n akhirnya meledak semua malam itu,

Gw pun sangat merasa hancur dan ingin mengakhiri hidup gw, karna gw hanya punya ayank yang selalu nemenin gw. Akhirnya Allah SWT memberi hidayah sama gw, dan di setiap sujud gw, gw berdoa agar kalo memang dunia gw salah tolong pisahkan dan beri pekerjaan yang baru. Alhamdulillah Allah ga lama jawab doa gw, tanggal 7 nov 2011 gw kerja ya cukup enak n posisinya lumayan, gw masih fokus ke ayank, gw hanya ingin menunjukan klo semua ini dari Allah, ingin diberikan kesempatan terakhir utk membuktikan klo gw bener-bener tulus n berubah karna Allah.
Gw pikir akan sedikit mudah, gw akhirnya total sudah meninggalkan dunia gw, dan yang gw punya saat ini hanya ayank, tetapi lama kelamaan gw sangat bingung melihat perubahan sikap ayank, gw seperti melihat diri gw selama 5 thn belakangan, ayank emang kerja, untuk bantu keluarganya, dia jg butuh temen-temen. Ya tapi yang sangat gw sayangkan dia saat ini sangat tidak peduli dengan perasaan. 

Gw tau ini semua salah gw, tetapi pada saat gw bener-bener mengerti arti ketulusan, arti cinta, arti kesetiaan, ayank malah ninggalin gw, dia lebih milih temen-temennya n dunianya sekarang, gw sangat down lagi dan lagi, pada saat gw deket hanya sekitar 3 bulan, semua berasa normal dan gw ada hidup baru yang semangat, jalani seperti orang pacaran lagi, gw berjuang untuk mengerti semua keadaan ayank, lagi ingin menikmati kebebasa dengan temen-temennya, ada satu hal yang gw takutkan, dan ketakutan itu malah menghancurkan semuanya. Gw ga bisa cerita apa yang jadi ketakutan gw.
Nah gw sangat down serta drop banget, hancur sehancur hancurnya. Saat ini ayank menjauh lagi dari gw, sangat cuek dan sangat tidak peduli sama gw. Dan semua orang tidak ada yang mengerti  tujuan gw, gw hanya ingin kembali sama ayank, hidup normal n terus menikah sama ayank, tetapi musnah semuanya lagi. Semua orang hanya bilang “udah fokus kerja dulu nanti juga banyak cewe lain, biar bisa lupain ayank, klo jodoh ga kemana, cinta ga harus miliki”  dan selalu ayank bilang ingin sendiri terus, bingung hadapi gw, ya mungkin gw kurang mengerti dia aja kali.

Gw pny prinsip yang mungkin kuno,primitif, naif, keliatannya ga bisa nerima kenyataan, dsb. Setiap orang hanya ingin fokus ke uang, karna uang bisa beli segalanya termasuk cinta. Itu gw sadar klo semua manusia yang bernafas butuh uang. Tetapi hanya sebagai pelarian, pembuktian klo tanpa cinta bisa melakukan semua hal, gw juga ga mau liat orang yang gw sayang itu susah. Tetapi kenapa gw benci akan hal itu??? Karena banyak orang n semua orang jaman sekarang gampang putus, cerai hanya karena ada perbedaan sedikit, hanya karna susah dikit langsung beranggapa bahwa bukan jodoh. Gw ga mau hal itu terjadi sama gw, gw kerja ya kerja biasa aja, gw hanya ingin sperti papa n mama gw, mama mulai pacaran sama papa mulai dari ga punya apa-apa, merintis bareng, nah disitulah letak kesetian n ketulusan cinta mereka, dulu juga butuh uang mereka, apa bedanya sama sekarang????? Karna klo sudah sama-sama posisi enak, tidak ada lagi perjuangan yang ada hanya ego dan ego merasa bisa sendiri, merasa hebat n merasa bisa tanpa cinta, itu fakta jaman sekarang. karena yang gw percaya dan imani adalah "Menikahlah, maka pintu rejeki akan terbuka lebar"

Klo jodoh emang ga kemana, itu bener semua rejeki, jodoh Allah yang mengatur, tetapi apa Allah ngasih gitu aja tanpa usaha, perjuangan dan doa??????? Klo hanya berusaha saling lupakan, ga ada usaha, malah asik dengan dunia masing-masing itu tidak akan terjadi/kembali, karena sudah terbiasa dengan dunia sendiri, sehingga “disinilah jodoh gw”. Sorry gw juga ga setuju, cinta n sayang ada karena kebiasaan sehari hari, mungkin awalnya biasa aja, tapi karna sering bertemu aktifitas bareng curhat dsb disitulah timbul cinta. Gw sadar juga memang lagi sama-sama emosi dengan ego masing-masing. Tetapi itu bukan solusi juga, karena disaat rapuh kyk gini banyak sekali pahlawan kesiangan yang menebar pesona, menunjukan bisa buat nyaman, mengerti segalanya. Ya kenyataannya seperti itu sehingga ayank makin yakin klo gw bukan jodohnya. Bukan memaksakan kehendak, tapi inilah cara untuk membuktikan bahwa cinta hrus diperjuangin. Semua karena kebiasaan awalnya. Setiap doa gw selalu minta sama Allah klo memang ayank bukan untuk gw tolong hilangkan rasa sayang gw, sehingga gw bisa menjalani hidup dengan normal, dengan berusaha kerja, mensampingkan perasaan, tetapi itu hanya buat gw smakin sayang sama ayank, saat ini ayank pun berusaha seperti itu. Gw sedih n hancur banget.

Cinta ga harus miliki itu hanya klise agar buat tenang dikit dan supaya bisa saling meninggalkan, karna cinta itu yang bisa misahkan hanya maut. Harus diperjuangkan, meski tidak ada harapan sedikit pun, meski terlihat tolol mempertahankan cinta, sedang yang diperjuangkan sudah tidak cinta lagi. Cinta itu memaafkan, tulus, dan saling menerima semua kelemahan, mendukung satu dengan yang lain. Gw ngerti ayank kecewa dengan gw, gw tau semua kesalahan-kesalahan gw dari yang kecil sampai yang besar. Sejak balik ke jalan Allah, gw bener-bener melihat arti cinta, tulus, ikhlas, mungkin maksud Allah dengan membalik semua ini agar gw tidak lagi mengangap remeh arti cinta.

Klo boleh liat faktanya sekarang, semua org butuh cinta sejati kan? Karna hal yang diatas tadi jadi org banyak yang pisah dsb, padahal di lubuk hati mereka butuh cinta. Sampe gw baca tips di internet juga memberikan solusinya sama seperti hal diatas tadi, mengapa tidak ada yang mengerti kalau cinta itu diatas harta, okelah kita harus realistis, ga bisa hanya cinta, helloooowwww gw juga bilang tadi kerja ya kerja setiap yang bernafas butuh uang. Tetapi ga ada yang peduli, memperjuangkan cinta itu, hanya fokus harta, damn i really hate this. Maaf agak kasar, karna gw tidak ada yang mengerti jalan pikiran gw, mau dibilang aneh, dsb. Gw hanya menjalankan, memperjuangkan apa yang di amanatkan Allah saat ini.
Ya belom berakhir siy cerita gw, gw hanya ingin mohon doanya agar ayank bisa kembali, agar setiap orang mulai liat arti cinta itu, meski harus terlihat direndahkan diremehkan, but thats the LOVE.

CINTA HARUS DIPERJUANGKAN, CINTA DIATAS HARTA, APAKAH SALAH MENDAPATKAN KEBAHAGIAAN YANG SEJATI???????????? I WILL KEEP FIGHT FOR LOVE.........